Wajah Masjid Al Huda Jobohan sudah Mulai Tampak Cantik, Secantik Wajah Para Waqif /Donatur yang suka Membangun Istana di Syurga

tampak timur-utara

tampak timur – utara

Alhamdulillaahi Robbill ‘Aalamiin, segala puji bagi Alloh SWT, Tuhan Yang Maha Pemurah, Pengasih dan Penyayang, yang telah memberikan Rizki dan Kenikmatan Hidup di Dunia dan Akhirat, yang Merajai Hari Pembalasan. Sholawat dan salam selayaknya senantiasa kita haturkan untuk junjungan kita, Nabi Besar Muhammad SAW (Alloohumma Sholli ‘Alaihi) yang kita nantikan syaf’atnya nanti.

Masjid Al-Huda yang telah lama diimpikan untuk diperluas oleh masyarakat Jobohan kini sudah memasuki tahap pengulitan tembok (istilah Jawa: nglepo) di minggu ke-enam pembangunan ini. Berdasarkan penuturan pengawas pembangunan, 45% proyek perluasan masjid ini telah diselesaikan. Jika perhitungan juga mencakup pelelangan tanahnya seluas 529 m2 yang telah dilakukan pada bulan Nopember 2012, maka persetase capaian dapat dikatakan sekitar 70%. Insya Alloh pembangunan dapat diselesaikan sekitar 6 minggu lagi, sehingga masyarakat Jobohan sudah dapat memanfaatkan masjid baru pada awal bulan Mei 2013.

Pembangunan masjid ini didukung oleh berbagai kalangan dan donatur, baik dari Yayasan maupun perorangan berupa amal, infaq, shodaqoh, dan zakat maal. Penyerahan amal jariyah untuk pelelangan tanah dan pembangunan masjid ini tentu didasari keridloan dan keikhlasan untuk membangun kehidupan yang bahagia, terutama di alam kekal nanti, untuk membangun istana yang lebih megah di syurga nanti. Penyerahan amal jariyah kepada panitia tentu merupakan siakap yang sangat terpuji. Seperti yang diketahui bahwa hidup dan mati ada di tangan Alloh SWT, dan manusia tidak mengetahuinya atau menundanya. Jika waktunya telah tiba, kematian pun tak dapat ditunda.

Maka apabila telah tiba waktunya (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukannya. (QS. An Nahl : 61)

Kematian yang pasti dating, usia yang telah ditentukan seharusnya menyadarkan kita akan pentingnya beramal, karena amal jariyah merupakan salah satu dari tiga amal yang tidak akan putus meskipun kita telah meninggal dunia.

Apabila seorang manusia meninggal maka putuslah amalnya, kecuali tiga hal: Sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang shalih yang mendo’akannya. (HR. Muslim dan Ahmad).

Oleh karena itu, atas nama panitia, kami menyampaikan terima kasih kepada para waqif dan donatur yang telah membantu penyelesaian pembangunan Masjid Al-Huda Jobohan. Kini temboknya telah diselesaikan, dan sedang dikuliti. Minggu depan, rangka baja ringan Insya Alloh akan dipasang minggu depan.

Semoga amal para waqif dan donatur diterima oleh Alloh SWT. Aamiin

Tentang Jaslin Ikhsan

seseorang yang berupaya berbuat utk berkontribusi di bidang pendidikan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia, bekerja sebagai pendidik di Universitas Negeri Yogyakarta
Pos ini dipublikasikan di Pembangunan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s